Personal Blog and IT Content, Updates & Tutorial Sharing Web Blog.

Benny Setiadi

My Personnal Blog

Jumat, 26 Oktober 2012

Telematika

1. Definisi Telematika

Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.


2. Perkembangan Telematika dan Kaitannya dengan Komputer


2. A. Latar Bekalang dan Perkembangan Telematika

Dalam latar belakang sosial demikianlah telekomunikasi dan informasi, mulai dari radio, telegrap, dan telepon, televise, satelit telekomunikasi, hingga ke internet dan perangkat multimedia tampil dan berkembang di Indonesia. Perkembangan telematika penulis bagi menjadi 2 masa yaitu masa sebelum atau pra satelit dan masa satelit.

1. Masa Pra-Satelit

Radio dan Telepon

Di periode pra satelit (sebelum tahun 1976), perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia masih terbatas pada bidang telepon dan radio. Radio Republik Indonesia (RRI) lahir dengan di dorong oleh kebutuhan yang mendesak akan adanya alat perjuangan di masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, dengan menggunakan perangkat keras seadanya. Dalam situasi demikian ini para pendiri RRI melangsungkan pertemuan pada tanggal 11 September 1945 untuk merumuskan jati diri keberadaan RRI sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dengan rakyat, dan antara rakyat dengan rakyat.

Sedangkan telepon pada masa itu tidak terlalu penting sehingga anggaran pemerintah untuk membangun telekomunikasipun masih kecil jumlahnya. Saat itu, telepon dikelola oleh PTT (Perusahaan Telepon dan Telegrap) saja. Sampai pergantian rezim dari Orla ke Orba di tahun 1965, RRI merupakan operator tunggal siaran radio di Indonesia. Setelah itu bermunculan radio – radio siaran swasta. Lima tahun kemudian muncul PP NO. 55 tahun 1970 yang mengatur tentang radio siaran non pemerintah.

Periode awal tahun 1960-an merupakan masa suram bagi pertelekomunikasian Indonesia, para ahli teknologi masih menggeluti teknologi sederhana dan “kuno”. Misalnya saja, PTT masih menggunakan sentral-sentral telepon yang manual, teknik radio High Frequency ataupun saluran kawat terbuka (Open Were Lines). Pada masa itu, banyak negara pemberi dana untuk Indonesia – termasuk pendana untuk pengembangan telekomunikasi, menghentikan bantuannya. Hal itu karena semakin memburuknya situasi dan kondisi ekonomi dan politi di Indonesia.

Tercatat bahwa pada masa 1960-1967, hanya Jerman saja yang masih bersikap setia dan menaruh perhatian besar pada bidang telekomunikasi Indonesia, dan menyediakan dana walau di masa-masa sulit sekalipun. Ketika itu pengembangan telekomunikasi masih difokuskan pada pengadaan sentra telepon, baik untuk komunikasi lokal maupun jarak jauh, dan jaringan kabel. Indonesia saat itu belum memiliki satelit. Sentral telepon beserta perlengkapan hubungan jarak jauh ini diperoleh dari Jerman. Pada saat itu, Indonesia hanya dapat membeli produk yang sama, dari perusahaan yang sama, yakni Perusahaan Jerman. Tidak ada pilihan lain bagi Indonesia.

Keleluasaan barulah bisa dirasakan setelah di tahun 1967/1968 mengalir pinjaman-pinjaman ke Indonesia, baik bilateral ataupun pinjaman multilateral dari Bank Dunia, melalui pinjaman yang disepakati IGGI. Akan tetapi, pada masa inipun inovasi dalam pemfungsian teknologi telekomunikasi masih belum berkembang dengan baik di negeri ini. Peda dasarnya kita memberi dan memakai perlengkapan seperti switches, cables, carries yang sudah lazim kita pakai sebelumnya.

Televisi

Badan penyiaran televisi lahir tahun 1962 sebelum adanya satelit yang semula hanya dimaksudkan sebagai perlengkapan bagi penyelenggara Asian Games IV di Jakarta. Siaran percobaan pertama kali terjadi pada 17 Agustus 1962 yang menyiarkan upacara peringatan kemerdekaan RI dari Istana Merdeka melalui microwave. Dan pada tanggal 24 Agustus 1962, TVRI bisa menyiarkan upacara pembukaan Asian Games, dan tanggal itu dinyatakan sebagai hari jadi TVRI.

Terdorong oleh inovasi, akhirnya pada tanggal 14 November 1962 untuk pertama kalinya TVRI memberanikan diri melakukan siaran langsung dari studio yang berukuran 9x11 meter dan tanpa akustik yang memadai. Acaranya terbatas, hanya berupa permainan piano tunggal oleh B.J. Supriadi dengan pengaruh acara Alex Leo.

Lebih setahun setelah siaran pertama, barulah keberadaan TVRI dijelaskan dengan pembentukan Yayasan TVRI melalui Keppres No. 215/1963 tertanggal 20 oktober 1963. Antara lain disebutkan bahwa TVRI menjadi alat hubungan masyarakat (mass communication media) dalam pembangunan mental/spiritual dan fisik daripada Bangsa dan Negara Indonesia serta pembentukan manusia sosialis Indonesia pada khususnya.

Sampai tahun 1989, TVRI merupakan operator tunggal di bidang penyiaran televise.
Jadi sebelum satelit palapa mengorbit, Indonesia hanya mengenal telekomunikasi yang bersifat terestrial, yakni yang jangkauannya masih dibatasi oleh lautan. Telekomunikasi seperti ini tidak bisa menjangkau pulau-pulau kecuali melalui penggunaan SKKL (Saluran Komunikasi Kabel Laut) yang mahal dan sulit dipergunakan.

2. Masa Satelit

Satelit Domestik Palapa

Gagasan tentang peluncuran satelit bagi telekomunikasi domestik di Indonesia bisa ditelusuri asal muasalnya dari sebuah konferensi di Janewa tahun 1971 yang disebut WARCST (World Administrative Radio Confrence on Space Telecomunication).

Pada konferensi itu di tampilkan pila pameran dari perusahaan raksasa pesawat terbang Hughes. Perusahaan inilah yang mengusulkan ide pemanfaatan satelit bagi kepentingan domestik Indonesia. Hal tersebut disambut oleh Suhardjono yang berlatar belakang militer dan membawa masalah satelit itu sampai ke Presiden RI.

Selain pertimbangan kelayakan ekonomi dan teknis, sejarah peluncuran satelit ini juga diwarnai oleh kepentingan politik dimana hubungan antara Indonesia dengan negara- negara lain sudah mulai bersahabat. Di sisi lain, satelit memungkinkan penyebaran luas ideologi negara ke masyarakat luas melalui TV, satelit juga menguntungkan secara ekonomi.

Komunikasi tentang cara-cara menggali sumber daya alam dapat berlangsung dengan mudah. Ini berlaku untuk kasus tembaga pura (Freeport) dan di Dili. Peluncuran satelit Palapa di Cape Canaveral, Florida, bulan Agustus 1976 pada panel peluncuran terdapat 3 orang Indonesia dan perwakilan dari perusahaan NASA dan Hughes. 



2.B. Kaitan Telematika dengan Komputer


Pada masa sekarang terdapat banyak sekali teknologi informasi yang memiliki kaitan dan penerapan dari telematika, berikut adalah beberapa contoh dari penerapan telematika dalam bidang komputer :
  •  E-mail (Electronic Mail). Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seseorang yang berada di suatu tempat dapat tetap berkomunikasi dengan orang lain pada tempat lain. Selain itu, dengan email, orang dapat mengirimkan berbagai informasi yang cukup banyak, yang tidak mungkin dapat dilakukan dengan media komunikasi yang lain.
  • E-commerce (Electronic commerce atau Perdagangan elektronik), adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
  • E-banking, adalah transaksi keuangan antara personal / perorangan dengan organisasi lainnya dan juga dengan bank yang berkaitan tanpa adanya uang fisik yang terlibat.

     
3. Trend Ke Depan Telematika


Dengan meningkatnya dan berkembangkan teknologi informasi dan komputer yang menunjang pengembangan dan penerapan telematika, tidak dapat disangkal bahwa telematika akan semakin berkembang di kemudian hari, sebut saja modem broadband yang menggunakan signal dari selular yang semakin meluas dan juga semakin marak dikembangkan oleh para operatos selular.

Ada pun di industri Smartphone / Ponsel Pintar yang selalu membenamkan teknologi akses internet yang terbaru dan mumpuni, contohnya saja teknologi 4g atau LTE yang saat ini hanya tersedia di negara maju.

Begitu pula di industri internet yang berkembang akhir-akhir ini adalah cloud computing yang sedang dikembangkan juga oleh perusahaan-perusahaan IT dan internet yang besar seperti Google dan Yahoo, serta layanan-layanan web-base yang semakin mempermudah.


Sumber Referensi :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/10/definisi-telematika/

http://www.gudangmateri.com/2010/08/perkembangan-telematika-di-indonesia.html













Share:

Rabu, 23 Mei 2012

Rancangan Penelitian


Rancangan Penelitian


Adalah rancangan / konsep / blueprint yang menjelaskan semua tahap-tahap pada suatu penelitan dimana dimulai dari tahap tujuan penelitian hingga pada tahap analisis data yang digunakan. Berikut adalah ulasan komponen yang digunakan dalam rancangan penelitian :

1. Tujuan Penelitian
Adalah hasil akhir penelitian yang ditulis, berfungsi untuk mengarahkan proses penelitian dan sebagai tolak ukur keberhasilan penelitian. Bentuk tujuan penelitian dapat berupa pertanyaan penelitian atau hipotesis penelitian.
 
2. Jenis Penelitian Digunakan
Jenis dari penelitian seperti deskriptif,korelasional,eksperimental dan lain sebagainya. Penelitian deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran fenomena yang diteliti secara apa adanya namun tetap lengkap dan terinci.

3. Unit Analisis atau Populasi Penelitian
Unit Analisis atau Populasi Penelitian dibagi menjadi beberapa tipe yaitu individual, kelompok, organisasi atau benda.
- Individual misalnya ingin mengetahui keuangan pegawai maka unit analisisnya adalah individu-individu pegawai.
- Kelompok misalnya ingin mengetahui kinerja antar departement, maka unit analisisnya adalalah kelompok.
- Organisasi misalnya ingin mengukur kualitas pelayanan dari kantor, maka unit analisisnya adalah organisasi.
- Benda misalnya ingin mengetahui kualtas suatu benda maka unit analisisnya adalah benda.

4. Rentang Waktu dan Tempat Penelitian
Rentang waktu penelitian dibagi menjadi dua yaitu :
- One shot yaitu data dikumpulkan hanya sekali
- Logitudinal studies yaitu data dikumpulkan dalam beberapa perode waktu tertentu.

5. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel dibagi menjadi dua yaitu probabilistis dan non probabilistic :
- Sampel probabilistik antara lain adalah simple random sampling strafied random sampling,area sampling dan cluster sampling.
- Non probabilistik sampling antara lain accidental sampling,snow ball sampling dan purposive sampling.

6. Teknik Pengumpulan Data
Beberapa teknik yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain wawancara, kuisioner, observasi dan studi dokumentasi, sebuah penelitian bisa hanya menggantungkan pada satu cara pengumpulan data tetapi bisa juga mengkombinasikannya.

7. Definisi Operasional Variabel Penelitian
Untuk penelitian kuantitatif langkah ini harus dilakukan yaitu untuk mengurangi keabstrakan konsep atau variabel penelitian sehingga bisa dilakukkan pengukuran.

8. Pengukuran
Skala pengukuran untuk setiap variabel penelitian agar diketahui dengan benar. Hal ini berguna untuk menetapkan rumus atau perhitungan perhitungan statistic, misalnya untuk variabel yang berskala nominal tidak mungkin dihitung rata-ratanya dan lain sebagainya.

9. Teknik Analisis Data
Analisis data mencakup kegiatan perhitunganreliabilitas dan validitas, mean deviasi standar, korelasi, distribusi frekuensi, uji hipotesis dan lain sebagainyna.

10.  Instrumen Pencarian Data
Beberapa tools yang dikenal sebagai alat pengambilan data dalam pehitungan yaitu wawancara, kuisioner, observasi dan dokumentasi.

Referensi : usepmulyana.files.wordpress.com/2008/11/rancangan-penelitian.doc
Share:

Kamis, 26 April 2012

Artikel : Windows 7


Artikel : Windows 7



Tentang Windows 7
       Awalnya, versi Windows dengan nama kode Blackcomb direncanakan sebagai pengganti Windows XP (codename Whistler) dan Windows Server 2003. Fitur utama direncanakan untuk Blackcomb, termasuk penekanan pada pencarian dan query data dan sistem penyimpanan canggih bernama WinFS untuk mengaktifkan skenario tersebut. Namun, rilis sementara yang diberi kode "Longhorn," diumumkan tahun 2003, menunda pengembangan Blackcomb. Pada pertengahan tahun 2003, Longhorn telah mengakuisisi beberapa fitur yang awalnya ditujukan untuk Blackcomb. Setelah tiga virus utama menemukan kelemahan dalam sistem operasi Windows dalam jangka waktu singkat di tahun 2003, Microsoft mengganti prioritas pengembangan.
       Mereka menempatkan beberapa pekerjaan pengembangan utama Longhorn yang ditunda sebelumnya. Mereka mengembangkan paket layanan baru untuk Windows XP dan Windows Server 2003.
Pengembangan Longhorn (Windows Vista) juga ulang, dan dengan demikian tertunda, pada bulan Agustus 2004. Sejumlah fitur yang telah dipotong dari Longhorn.  Blackcomb diubah namanya di Wina pada awal 2006  dan menjadi Windows 7 di tahun 2007. Windows 7 diluncurkan pada tanggal 22 Oktober 2009.
Versi – versi Windows 7 :

- Windows 7 Ultimate
- Windows 7 Enterprise
- Windows 7 Professional
- Windows 7 Home Premium
- Windows 7 Home Basic
- Windows 7 Starter

Spesifikasi minimum untuk Windows 7 :


Kemampuan dan Fitur – Fitur Windows 7


1.    Desktop Gadget
Adalah fitur untuk menampilkan gadget gadget pada desktop, digunakan untuk memonitori PC dan juga selain itu fitur ini mempercantik desktop dalam penggunaannya. User juga dapat memodifikasinya sesuka hati.






1.       
      2.    Windows Media Center
Aplikasi Hiburan melalui internet dari Windows hadir dengan fitur yang sangat lengkap, mulai dari TV online, TV recorder, dan juga melalui aplikasi ini user dapat menikmati music online, games, singkronisasi dengan perangkat game console seperti XBOX 360, dan masih banyak lagi hiburan melalui Internet yang disediakan Windows Media Center.





3.    Windows Update
Fitur yang digunakan untuk mengupdate system operasi apabila ditemukan update terbaru yang telah tersedia oleh provider OS dalam hal ini Microsoft.






4.    Windows Media Player
Yaitu aplikasi serbaguna dalam hal multimedia. Dapat digunakan untuk movie, clips, music, rekaman suara, radio online dan juga music online dengan fitur yang lengkap.

5.    Math Input Panel
Adalah aplikasi untuk memasukan fungsi matematika rumit yang sulit diketik pada aplikasi pengolah kata biasa.







6.    Remote Desktop Connection
Tool pada windows 7 yang digunakan untuk mengendalikan computer client lainnya dengan menggunakan akses jaringan. Memudahkan untuk sharing data ataupun pekerjaan lainnya.
7.    Snipping Tool
Software screen capture yang mudah dan fleksibel dalam penggunaannya.







8.    Onscreen Keyboard
Aplikasi utilitas untuk input keyboard melalui klik mouse, fungsinya yaitu menjadi cadangan apabila terdapat tuts keyboard yang rusak.


9.    Resource Monitor
Tool ini digunakan untuk memonitor keadaan CPU, memory RAM, Network, dan juga harddisk.







10.    System Restore
Salah satu tools penting di windows, yaitu untuk mem-backup keadaan windows seperti tanggal yang telah ditentukan oleh user sehingga membuat settingan computer kembali ke tanggal tersebut.


Share:

Jumat, 23 Maret 2012

Dampak Perdagangan Bebas di Asia terhadap lulusan Sarjana Ilmu komputer dan TI

Perdagangan Bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu kepada Harmonized Commodity Description and Coding System (HS) dengan ketentuan dari World Customs Organization yang berpusat di Brussels, Belgium. Penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.

Sejarah dari perdagangan bebas internasional adalah sejarah perdagangan internasional memfokuskan dalam pengembangan dari pasar terbuka. Diketahui bahwa bermacam kebudayaan yang makmur sepanjang sejarah yang bertransaksi dalam perdagangan. Berdasarkan hal ini, secara teoritis rasionalisasi sebagai kebijakan dari perdagangan bebas akan menjadi menguntungkan ke negara berkembang sepanjang waktu. Teori ini berkembang dalam rasa moderennya dari kebudayaan komersil di Inggris, dan lebih luas lagi Eropa, sepanjang lima abad yang lalu.

Menurut pendapat saya, dampak yang datang dari perdagangan bebas di Asia tergantung dari aspek lulusan sarjana ilmu komputer tersebut. Apabila lulusan sarjana ilmu komputer memiliki kompetensi yang bagus di bidangnya maka lulusan tersebut tidak akan merasakan dampak negatif, bahkan akan memanfaatkan situasi dari perdagangan bebas. Contohnya, apabila perusahaan asing memasuki pasar Indonesia, pastinya akan dibuka cabang perusahaan dan tentunya akan diperlukan tenaga kerja yang kompeten. Lulusan kompeten dapat memanfaatkan kesempatan-kesempatan seperti demikian. Sebaliknya untuk lulusan yang tidak kompeten, maka perdagangan bebas hanya akan menambah daya saing sehingga akan tersingkirkan apabila tidak mampu bertahan.

Sumber Referensi : http://www.id.wikipedia.com

Share:

Perbedaan Karangan Ilmiah, Non Ilmiah, Semi Ilmiah

Perbedaan antara :

1. Karangan Ilmiah

2. Karangan Non Ilmiah

3. Karangan Semi Ilmiah

Karangan adalah dimana seseorang menuliskan sesuatu pemikiran atau gagasannya untuk dapat dibaca dan dimengerti oleh orang lain. Tujuan dari penulisan karangan diantaranya memberikan pemikiran, penjelasan, memberikan penilaian, memberikan saran dan juga membuktikan suatu hipotesa yang pernah dilakukan. Jenis karangan dibedakan menjadi 3 yaitu karangan ilmiah, karangan non ilmiah dan karangan semi ilmiah. Berikut adalah pembahasan mengenai perbedaan dari karangan ilmiah, karangan non ilmiah dan karangan semi ilmiah :

1. Karangan Ilmiah

adalah sebuah karangan biasanya mengenai ilmu pengetahuan dengan menuliskan fakta dan penelitian dengan menggunakan metode penulisan baku yang baik dan benar.

macam-macam karya ilmiah : makalah, penulisan ilmiah, skripsi, tesis.

2. Karangan Non Ilmiah

adalah karangan fiksi dimana di dalam tulisan merupakan kisah rekaan, namun tetap dengan penulisan yang baku, baik dan benar.

3. Karangan Semi Ilmiah

Karangan yang menggabungkan fakta dan juga fiksi dalam tulisan dan juga penulisannya tidak perlu sepenuhnya menggunakan penulisan baku.

macam-macam karangan semi ilmiah : komik, cerpen, novel.

Share:

disable copas

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Pages

Mengenai Saya

Foto saya
Hi, My name is Benny Setiadi. Welcome to my blog, I'm sharing lots of content here related with my interest, Technology updates, Programming, Android and Augmented Reality. Hope my blog could be useful and have benefits for everyone. Please enjoy :).