Rabu, 23 Mei 2012
Rancangan Penelitian
Kamis, 26 April 2012
Artikel : Windows 7
Artikel : Windows 7
Tentang Windows 7
Awalnya, versi Windows dengan nama kode Blackcomb direncanakan sebagai pengganti Windows XP (codename Whistler) dan Windows Server 2003. Fitur utama direncanakan untuk Blackcomb, termasuk penekanan pada pencarian dan query data dan sistem penyimpanan canggih bernama WinFS untuk mengaktifkan skenario tersebut. Namun, rilis sementara yang diberi kode "Longhorn," diumumkan tahun 2003, menunda pengembangan Blackcomb. Pada pertengahan tahun 2003, Longhorn telah mengakuisisi beberapa fitur yang awalnya ditujukan untuk Blackcomb. Setelah tiga virus utama menemukan kelemahan dalam sistem operasi Windows dalam jangka waktu singkat di tahun 2003, Microsoft mengganti prioritas pengembangan.
Mereka menempatkan beberapa pekerjaan pengembangan utama Longhorn yang ditunda sebelumnya. Mereka mengembangkan paket layanan baru untuk Windows XP dan Windows Server 2003.
Pengembangan Longhorn (Windows Vista) juga ulang, dan dengan demikian tertunda, pada bulan Agustus 2004. Sejumlah fitur yang telah dipotong dari Longhorn. Blackcomb diubah namanya di Wina pada awal 2006 dan menjadi Windows 7 di tahun 2007. Windows 7 diluncurkan pada tanggal 22 Oktober 2009.
Versi – versi Windows 7 :
- Windows 7 Ultimate
- Windows 7 Enterprise
- Windows 7 Professional
- Windows 7 Home Premium
- Windows 7 Home Basic
- Windows 7 Starter
Spesifikasi minimum untuk Windows 7 :
Kemampuan dan Fitur – Fitur Windows 7
1. Desktop Gadget
Adalah fitur untuk menampilkan gadget gadget pada desktop, digunakan untuk memonitori PC dan juga selain itu fitur ini mempercantik desktop dalam penggunaannya. User juga dapat memodifikasinya sesuka hati.
3. Windows Update
Fitur yang digunakan untuk mengupdate system operasi apabila ditemukan update terbaru yang telah tersedia oleh provider OS dalam hal ini Microsoft.
4. Windows Media Player
Yaitu aplikasi serbaguna dalam hal multimedia. Dapat digunakan untuk movie, clips, music, rekaman suara, radio online dan juga music online dengan fitur yang lengkap.
5. Math Input Panel
Adalah aplikasi untuk memasukan fungsi matematika rumit yang sulit diketik pada aplikasi pengolah kata biasa.
6. Remote Desktop Connection
Tool pada windows 7 yang digunakan untuk mengendalikan computer client lainnya dengan menggunakan akses jaringan. Memudahkan untuk sharing data ataupun pekerjaan lainnya.
7. Snipping Tool
Software screen capture yang mudah dan fleksibel dalam penggunaannya.
8. Onscreen Keyboard
Aplikasi utilitas untuk input keyboard melalui klik mouse, fungsinya yaitu menjadi cadangan apabila terdapat tuts keyboard yang rusak.
9. Resource Monitor
Tool ini digunakan untuk memonitor keadaan CPU, memory RAM, Network, dan juga harddisk.
Salah satu tools penting di windows, yaitu untuk mem-backup keadaan windows seperti tanggal yang telah ditentukan oleh user sehingga membuat settingan computer kembali ke tanggal tersebut.
Jumat, 23 Maret 2012
Dampak Perdagangan Bebas di Asia terhadap lulusan Sarjana Ilmu komputer dan TI
Perdagangan Bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu kepada Harmonized Commodity Description and Coding System (HS) dengan ketentuan dari World Customs Organization yang berpusat di Brussels, Belgium. Penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.
Sejarah dari perdagangan bebas internasional adalah sejarah perdagangan internasional memfokuskan dalam pengembangan dari pasar terbuka. Diketahui bahwa bermacam kebudayaan yang makmur sepanjang sejarah yang bertransaksi dalam perdagangan. Berdasarkan hal ini, secara teoritis rasionalisasi sebagai kebijakan dari perdagangan bebas akan menjadi menguntungkan ke negara berkembang sepanjang waktu. Teori ini berkembang dalam rasa moderennya dari kebudayaan komersil di Inggris, dan lebih luas lagi Eropa, sepanjang lima abad yang lalu.
Menurut pendapat saya, dampak yang datang dari perdagangan bebas di Asia tergantung dari aspek lulusan sarjana ilmu komputer tersebut. Apabila lulusan sarjana ilmu komputer memiliki kompetensi yang bagus di bidangnya maka lulusan tersebut tidak akan merasakan dampak negatif, bahkan akan memanfaatkan situasi dari perdagangan bebas. Contohnya, apabila perusahaan asing memasuki pasar Indonesia, pastinya akan dibuka cabang perusahaan dan tentunya akan diperlukan tenaga kerja yang kompeten. Lulusan kompeten dapat memanfaatkan kesempatan-kesempatan seperti demikian. Sebaliknya untuk lulusan yang tidak kompeten, maka perdagangan bebas hanya akan menambah daya saing sehingga akan tersingkirkan apabila tidak mampu bertahan.
Sumber Referensi : http://www.id.wikipedia.com
Perbedaan Karangan Ilmiah, Non Ilmiah, Semi Ilmiah
Perbedaan antara :
1. Karangan Ilmiah
2. Karangan Non Ilmiah
3. Karangan Semi Ilmiah
Karangan adalah dimana seseorang menuliskan sesuatu pemikiran atau gagasannya untuk dapat dibaca dan dimengerti oleh orang lain. Tujuan dari penulisan karangan diantaranya memberikan pemikiran, penjelasan, memberikan penilaian, memberikan saran dan juga membuktikan suatu hipotesa yang pernah dilakukan. Jenis karangan dibedakan menjadi 3 yaitu karangan ilmiah, karangan non ilmiah dan karangan semi ilmiah. Berikut adalah pembahasan mengenai perbedaan dari karangan ilmiah, karangan non ilmiah dan karangan semi ilmiah :
1. Karangan Ilmiah
adalah sebuah karangan biasanya mengenai ilmu pengetahuan dengan menuliskan fakta dan penelitian dengan menggunakan metode penulisan baku yang baik dan benar.
macam-macam karya ilmiah : makalah, penulisan ilmiah, skripsi, tesis.
2. Karangan Non Ilmiah
adalah karangan fiksi dimana di dalam tulisan merupakan kisah rekaan, namun tetap dengan penulisan yang baku, baik dan benar.
3. Karangan Semi Ilmiah
Karangan yang menggabungkan fakta dan juga fiksi dalam tulisan dan juga penulisannya tidak perlu sepenuhnya menggunakan penulisan baku.
macam-macam karangan semi ilmiah : komik, cerpen, novel.
Jumat, 02 Maret 2012
Penalaran : Induksi dan Deduksi
Penalaran
Penalaran adalah cara atau pola pikiran seseorang dalam menarik hasil kesimpulan tentang pendapat dan pernyataan yang diterima sebelum mengemukakan kepada orang lain.
Ada dua macam pola penalaran, yaitu:
1. Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif menggunakan bentuk bernalar deduksi. Deduksi yang berasal dari kata de dan ducere, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum atau universal. Perihal khusus tersebut secara implisit terkandung dalam yang lebih umum. Maka, deduksi merupakan proses berpikir dari pengetahuan universal ke singular atau individual.
Deduktif dari kata ‘de’ dan ‘ducere’, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum. Jadi, deduksi adalah pola penyimpulan pikiran dari hal yang umum ke hal yang khusus. Penalaran deduktif adalah cara berpikir dengan berdasarkan suatu pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Pernyataan tersebut merupakan premis, sedangkan kesimpulan merupakan implikasi pernyataan dasar tersebut.
Contoh penalaran deduktif :
Semua Dosen pasti pernah kuliah (premis mayor)
Kakak adalah Dosen. (premis minor)
Dosen pasti pernah kuliah. (kesimpulan / implikasi)
Deduksi ialah proses pemikiran yang berpijak pada pengetahuan yang lebih umum untuk menyimpulkan pengetahuan yang lebih khusus. Bentuk standar dari penalaran deduktif adalah silogisme, yaitu proses penalaran di mana dari dua proposisi (sebagai premis) ditarik suatu proposisi baru (berupa konklusi)
Penalaran deduktif tergantung pada premisnya. Artinya, premis yang salah mungkin akan membawa kita kepada hasil yang salah dan premis yang tidak tepat juga akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat. Alternatif dari penalaran deduktif adalah penalaran induktif.
2. Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah proses berpikir dalam menarik kesimpulan berupa hal yang umum berdasarkan atas fakta-fakta ke kesimpulan yang bersifat khusus.
Analogi merupakan cara menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan terhadap sejumlah gejala khusus yang bersamaan. Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akibat.
Contoh Penalaran Induksi :
Premis 1 : Mahasiswa Sistem Informasi mendapat mata kuliah softskill
Premis 2 : Mahasiswa Sistem Komputer mendapat mata kuliah softskill
Premis 3 : Mahasiswa Teknik Informatika mendapat mata kuliah softskill
Premis 4 : Mahasiswa Psikologi mendapat mata kuliah softskill
Konklusi : Setiap Mahasiswa mendapat mata kuliah softskill
Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum.
Perbedaan dari penalaran deduktif dan induktif adalah, penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umum.
Sumber Referensi :




















