Personal Blog and IT Content, Updates & Tutorial Sharing Web Blog.

Benny Setiadi

My Personnal Blog

Rabu, 23 Mei 2012

Rancangan Penelitian


Rancangan Penelitian


Adalah rancangan / konsep / blueprint yang menjelaskan semua tahap-tahap pada suatu penelitan dimana dimulai dari tahap tujuan penelitian hingga pada tahap analisis data yang digunakan. Berikut adalah ulasan komponen yang digunakan dalam rancangan penelitian :

1. Tujuan Penelitian
Adalah hasil akhir penelitian yang ditulis, berfungsi untuk mengarahkan proses penelitian dan sebagai tolak ukur keberhasilan penelitian. Bentuk tujuan penelitian dapat berupa pertanyaan penelitian atau hipotesis penelitian.
 
2. Jenis Penelitian Digunakan
Jenis dari penelitian seperti deskriptif,korelasional,eksperimental dan lain sebagainya. Penelitian deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran fenomena yang diteliti secara apa adanya namun tetap lengkap dan terinci.

3. Unit Analisis atau Populasi Penelitian
Unit Analisis atau Populasi Penelitian dibagi menjadi beberapa tipe yaitu individual, kelompok, organisasi atau benda.
- Individual misalnya ingin mengetahui keuangan pegawai maka unit analisisnya adalah individu-individu pegawai.
- Kelompok misalnya ingin mengetahui kinerja antar departement, maka unit analisisnya adalalah kelompok.
- Organisasi misalnya ingin mengukur kualitas pelayanan dari kantor, maka unit analisisnya adalah organisasi.
- Benda misalnya ingin mengetahui kualtas suatu benda maka unit analisisnya adalah benda.

4. Rentang Waktu dan Tempat Penelitian
Rentang waktu penelitian dibagi menjadi dua yaitu :
- One shot yaitu data dikumpulkan hanya sekali
- Logitudinal studies yaitu data dikumpulkan dalam beberapa perode waktu tertentu.

5. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel dibagi menjadi dua yaitu probabilistis dan non probabilistic :
- Sampel probabilistik antara lain adalah simple random sampling strafied random sampling,area sampling dan cluster sampling.
- Non probabilistik sampling antara lain accidental sampling,snow ball sampling dan purposive sampling.

6. Teknik Pengumpulan Data
Beberapa teknik yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain wawancara, kuisioner, observasi dan studi dokumentasi, sebuah penelitian bisa hanya menggantungkan pada satu cara pengumpulan data tetapi bisa juga mengkombinasikannya.

7. Definisi Operasional Variabel Penelitian
Untuk penelitian kuantitatif langkah ini harus dilakukan yaitu untuk mengurangi keabstrakan konsep atau variabel penelitian sehingga bisa dilakukkan pengukuran.

8. Pengukuran
Skala pengukuran untuk setiap variabel penelitian agar diketahui dengan benar. Hal ini berguna untuk menetapkan rumus atau perhitungan perhitungan statistic, misalnya untuk variabel yang berskala nominal tidak mungkin dihitung rata-ratanya dan lain sebagainya.

9. Teknik Analisis Data
Analisis data mencakup kegiatan perhitunganreliabilitas dan validitas, mean deviasi standar, korelasi, distribusi frekuensi, uji hipotesis dan lain sebagainyna.

10.  Instrumen Pencarian Data
Beberapa tools yang dikenal sebagai alat pengambilan data dalam pehitungan yaitu wawancara, kuisioner, observasi dan dokumentasi.

Referensi : usepmulyana.files.wordpress.com/2008/11/rancangan-penelitian.doc
Share:

Kamis, 26 April 2012

Artikel : Windows 7


Artikel : Windows 7



Tentang Windows 7
       Awalnya, versi Windows dengan nama kode Blackcomb direncanakan sebagai pengganti Windows XP (codename Whistler) dan Windows Server 2003. Fitur utama direncanakan untuk Blackcomb, termasuk penekanan pada pencarian dan query data dan sistem penyimpanan canggih bernama WinFS untuk mengaktifkan skenario tersebut. Namun, rilis sementara yang diberi kode "Longhorn," diumumkan tahun 2003, menunda pengembangan Blackcomb. Pada pertengahan tahun 2003, Longhorn telah mengakuisisi beberapa fitur yang awalnya ditujukan untuk Blackcomb. Setelah tiga virus utama menemukan kelemahan dalam sistem operasi Windows dalam jangka waktu singkat di tahun 2003, Microsoft mengganti prioritas pengembangan.
       Mereka menempatkan beberapa pekerjaan pengembangan utama Longhorn yang ditunda sebelumnya. Mereka mengembangkan paket layanan baru untuk Windows XP dan Windows Server 2003.
Pengembangan Longhorn (Windows Vista) juga ulang, dan dengan demikian tertunda, pada bulan Agustus 2004. Sejumlah fitur yang telah dipotong dari Longhorn.  Blackcomb diubah namanya di Wina pada awal 2006  dan menjadi Windows 7 di tahun 2007. Windows 7 diluncurkan pada tanggal 22 Oktober 2009.
Versi – versi Windows 7 :

- Windows 7 Ultimate
- Windows 7 Enterprise
- Windows 7 Professional
- Windows 7 Home Premium
- Windows 7 Home Basic
- Windows 7 Starter

Spesifikasi minimum untuk Windows 7 :


Kemampuan dan Fitur – Fitur Windows 7


1.    Desktop Gadget
Adalah fitur untuk menampilkan gadget gadget pada desktop, digunakan untuk memonitori PC dan juga selain itu fitur ini mempercantik desktop dalam penggunaannya. User juga dapat memodifikasinya sesuka hati.






1.       
      2.    Windows Media Center
Aplikasi Hiburan melalui internet dari Windows hadir dengan fitur yang sangat lengkap, mulai dari TV online, TV recorder, dan juga melalui aplikasi ini user dapat menikmati music online, games, singkronisasi dengan perangkat game console seperti XBOX 360, dan masih banyak lagi hiburan melalui Internet yang disediakan Windows Media Center.





3.    Windows Update
Fitur yang digunakan untuk mengupdate system operasi apabila ditemukan update terbaru yang telah tersedia oleh provider OS dalam hal ini Microsoft.






4.    Windows Media Player
Yaitu aplikasi serbaguna dalam hal multimedia. Dapat digunakan untuk movie, clips, music, rekaman suara, radio online dan juga music online dengan fitur yang lengkap.

5.    Math Input Panel
Adalah aplikasi untuk memasukan fungsi matematika rumit yang sulit diketik pada aplikasi pengolah kata biasa.







6.    Remote Desktop Connection
Tool pada windows 7 yang digunakan untuk mengendalikan computer client lainnya dengan menggunakan akses jaringan. Memudahkan untuk sharing data ataupun pekerjaan lainnya.
7.    Snipping Tool
Software screen capture yang mudah dan fleksibel dalam penggunaannya.







8.    Onscreen Keyboard
Aplikasi utilitas untuk input keyboard melalui klik mouse, fungsinya yaitu menjadi cadangan apabila terdapat tuts keyboard yang rusak.


9.    Resource Monitor
Tool ini digunakan untuk memonitor keadaan CPU, memory RAM, Network, dan juga harddisk.







10.    System Restore
Salah satu tools penting di windows, yaitu untuk mem-backup keadaan windows seperti tanggal yang telah ditentukan oleh user sehingga membuat settingan computer kembali ke tanggal tersebut.


Share:

Jumat, 23 Maret 2012

Dampak Perdagangan Bebas di Asia terhadap lulusan Sarjana Ilmu komputer dan TI

Perdagangan Bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu kepada Harmonized Commodity Description and Coding System (HS) dengan ketentuan dari World Customs Organization yang berpusat di Brussels, Belgium. Penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.

Sejarah dari perdagangan bebas internasional adalah sejarah perdagangan internasional memfokuskan dalam pengembangan dari pasar terbuka. Diketahui bahwa bermacam kebudayaan yang makmur sepanjang sejarah yang bertransaksi dalam perdagangan. Berdasarkan hal ini, secara teoritis rasionalisasi sebagai kebijakan dari perdagangan bebas akan menjadi menguntungkan ke negara berkembang sepanjang waktu. Teori ini berkembang dalam rasa moderennya dari kebudayaan komersil di Inggris, dan lebih luas lagi Eropa, sepanjang lima abad yang lalu.

Menurut pendapat saya, dampak yang datang dari perdagangan bebas di Asia tergantung dari aspek lulusan sarjana ilmu komputer tersebut. Apabila lulusan sarjana ilmu komputer memiliki kompetensi yang bagus di bidangnya maka lulusan tersebut tidak akan merasakan dampak negatif, bahkan akan memanfaatkan situasi dari perdagangan bebas. Contohnya, apabila perusahaan asing memasuki pasar Indonesia, pastinya akan dibuka cabang perusahaan dan tentunya akan diperlukan tenaga kerja yang kompeten. Lulusan kompeten dapat memanfaatkan kesempatan-kesempatan seperti demikian. Sebaliknya untuk lulusan yang tidak kompeten, maka perdagangan bebas hanya akan menambah daya saing sehingga akan tersingkirkan apabila tidak mampu bertahan.

Sumber Referensi : http://www.id.wikipedia.com

Share:

Perbedaan Karangan Ilmiah, Non Ilmiah, Semi Ilmiah

Perbedaan antara :

1. Karangan Ilmiah

2. Karangan Non Ilmiah

3. Karangan Semi Ilmiah

Karangan adalah dimana seseorang menuliskan sesuatu pemikiran atau gagasannya untuk dapat dibaca dan dimengerti oleh orang lain. Tujuan dari penulisan karangan diantaranya memberikan pemikiran, penjelasan, memberikan penilaian, memberikan saran dan juga membuktikan suatu hipotesa yang pernah dilakukan. Jenis karangan dibedakan menjadi 3 yaitu karangan ilmiah, karangan non ilmiah dan karangan semi ilmiah. Berikut adalah pembahasan mengenai perbedaan dari karangan ilmiah, karangan non ilmiah dan karangan semi ilmiah :

1. Karangan Ilmiah

adalah sebuah karangan biasanya mengenai ilmu pengetahuan dengan menuliskan fakta dan penelitian dengan menggunakan metode penulisan baku yang baik dan benar.

macam-macam karya ilmiah : makalah, penulisan ilmiah, skripsi, tesis.

2. Karangan Non Ilmiah

adalah karangan fiksi dimana di dalam tulisan merupakan kisah rekaan, namun tetap dengan penulisan yang baku, baik dan benar.

3. Karangan Semi Ilmiah

Karangan yang menggabungkan fakta dan juga fiksi dalam tulisan dan juga penulisannya tidak perlu sepenuhnya menggunakan penulisan baku.

macam-macam karangan semi ilmiah : komik, cerpen, novel.

Share:

Jumat, 02 Maret 2012

Penalaran : Induksi dan Deduksi

Penalaran

Penalaran adalah cara atau pola pikiran seseorang dalam menarik hasil kesimpulan tentang pendapat dan pernyataan yang diterima sebelum mengemukakan kepada orang lain.

Ada dua macam pola penalaran, yaitu:

1. Penalaran Deduktif

Penalaran deduktif menggunakan bentuk bernalar deduksi. Deduksi yang berasal dari kata de dan ducere, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum atau universal. Perihal khusus tersebut secara implisit terkandung dalam yang lebih umum. Maka, deduksi merupakan proses berpikir dari pengetahuan universal ke singular atau individual.

Deduktif dari kata ‘de’ dan ‘ducere’, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum. Jadi, deduksi adalah pola penyimpulan pikiran dari hal yang umum ke hal yang khusus. Penalaran deduktif adalah cara berpikir dengan berdasarkan suatu pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Pernyataan tersebut merupakan premis, sedangkan kesimpulan merupakan implikasi pernyataan dasar tersebut.

Contoh penalaran deduktif :

Semua Dosen pasti pernah kuliah (premis mayor)

Kakak adalah Dosen. (premis minor)

Dosen pasti pernah kuliah. (kesimpulan / implikasi)

Deduksi ialah proses pemikiran yang berpijak pada pengetahuan yang lebih umum untuk menyimpulkan pengetahuan yang lebih khusus. Bentuk standar dari penalaran deduktif adalah silogisme, yaitu proses penalaran di mana dari dua proposisi (sebagai premis) ditarik suatu proposisi baru (berupa konklusi)

Penalaran deduktif tergantung pada premisnya. Artinya, premis yang salah mungkin akan membawa kita kepada hasil yang salah dan premis yang tidak tepat juga akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat. Alternatif dari penalaran deduktif adalah penalaran induktif.

2. Penalaran Induktif

Penalaran induktif adalah proses berpikir dalam menarik kesimpulan berupa hal yang umum berdasarkan atas fakta-fakta ke kesimpulan yang bersifat khusus.

Analogi merupakan cara menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan terhadap sejumlah gejala khusus yang bersamaan. Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akibat.

Contoh Penalaran Induksi :

Premis 1 : Mahasiswa Sistem Informasi mendapat mata kuliah softskill

Premis 2 : Mahasiswa Sistem Komputer mendapat mata kuliah softskill

Premis 3 : Mahasiswa Teknik Informatika mendapat mata kuliah softskill

Premis 4 : Mahasiswa Psikologi mendapat mata kuliah softskill

Konklusi : Setiap Mahasiswa mendapat mata kuliah softskill

Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum.

Perbedaan dari penalaran deduktif dan induktif adalah, penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umum.

Sumber Referensi :

http://www.id.wikipedia.org

Share:

disable copas

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Pages

Mengenai Saya

Foto saya
Hi, My name is Benny Setiadi. Welcome to my blog, I'm sharing lots of content here related with my interest, Technology updates, Programming, Android and Augmented Reality. Hope my blog could be useful and have benefits for everyone. Please enjoy :).