Kamis, 14 April 2011

Struktur Pasar Ekonomi

MODEL STRUKTUR PASAR EKONOMI:

- Representasi dari dunia nyata (realita)
- Digunakan untuk menjelaskan hub sebab akibat antara variable ekonomi.
- Bentuk model ekonomi al: bersifat deskriptif, gambar/grafik atau rumus matematik.

Kurva kemungkinan produksi turun miring dan dari kiri atas ke kanan bawah (lerengnya negatif):
Dgn SD yg terbatas (ttt jmlnya), petani tsb hanya dapat menambah produksi jagung hanya apbl mengalihkan sumber dayanya (tanah misalnya.)dari ditanami padi menjadi jagung.

Baik scr individu (mikro) maupun perekonomian scr keseluruhan, permasalahan yang dihadapi sama yaitu:
• Keterbatasan (Scarcity)
• Pilihan/alokasi (Choice)
• Efisiensi (Efficiency)

Ilmu Ekonomi mempunyai banyak aspek. Setiap aspek dapat dikenali sebagai elemen ilmu ekonomi karena berbagai aspekitu disatukan oleh beberapa ide atau prinsip dasar.Ada 10 ide atau prinsip dasar ekonomi.

BAGAIMANA ORANG MEMBUAT KEPUTUSAN

• Prinsip 1: kita harus selalu melakukan “trade-off”
Trade off yang hrs dihadapi masyarkat dewasa ini adalah trade off antara efisiensi dan pemerataan.
Efisiensi (Efficiency): Kondisi ideal ketika sebuah masyarakat dapat memperoleh hasil atau manfaat yang maksimal dari penggunaaan segenap sumber daya langkanya.
Pemertaan (equity): Kondisi ideal ketika kesejahteraan ekonomi terbagi atau terdistribusikan secara adil diantara segenap anggota masyarakat.
Kita harus senantiasa menyadari fakta trade off, krn seseorang hanya akan dapat membuat keputusan- keputusan yang baik jika ia mengetahui berbagai kemungkinan/pilihan.


• Prinsip 2: Biaya adalah apa yang anda korbankan untuk memperoleh sesuatu
Pembuatan keputusan mengharuskan kita membanding-bandingkan segenap biaya dan manfaat dari setiap pilihan tindakan
Biaya oportunitas (opportunity cost): adalahan apa saja yang harus dikorbankan untuk memperoleh sesuatu yang lain.


• Prinsip 3: Orang rasional berfikir secara bertahap.
Banyak keputusan dalam hidup memerlukan penyesuaian-penyesuaian kecil secara bertahap dalam proses pelaksanaanya, dimana para ekonom menyebutnya dengan istilah perubahan-perubahan marginal (marginal changes.
Perubahan-perubahan marginal (marginal changes): Penyesuaian- penyesuaian kecil secara bertahap dalam pelaksanaan suatu rencana.


• Prinsip 4: Kita bereaksi terhadap Insentif.
Karena kita selalu membuat keputusan berdasarkan perbandingan segenap biaya dan manfaatnya, maka perilaku kita pun akan berubah setiap perhitungan biaya dan manfaat tersebut berubah. Itu artinya kita selalu bereaksi atau tanggap terhadap insentif.


BAGAIMANA ORANG-ORANG BERINTERAKSI

• Prinsip 5: Perdagangan dapat menguntungkan semua pihak.
Meskipun selalu bersaing semua unit/pelaku ekonomi sesungguhnya terus menerus mengadakan pertukaran atau perdagangan. Jaring- jaring saling ketergantungan dan perdagangan tentu saja juga berlangsung dalam setiap masyarakat modern, bahkan dengan pola yang lebih kompleks.

• Prinsip 6 : Pasar secara umum adalah wahana yang baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi.
Perekonomian Pasar (market economy): Suatu perekonomian yang mengalokasikan sumber-sumber dayanya melalui proses keputusan tersentralisir oleh sekian banyak perusahaan dan rumah tangga yang satu sama lain berinteraksi di pasar-pasar barang dan jasa.

• Prinsip 7: Pemerintah ada kalanya dapat memperbaiki hasil- hasil mekanisme pasar.
Ada 2 alasan pokok mengapa pemerintah dapat/perlu melakukan campur tangan/intervensi terhadap pasar: yaitu demi mempromosikan efisiensi dan mempromosikan keseimbangan.
Penyebab kegagalan pasar diantaranya adalah: eksternalitas dan kuasa pasar.
Eksternalitas: dampak tindakan-tindakan suatu pihak terhadap pihak lain.
Kuasa pasar (Market power): kemampuan suatu pelaku (atau sekelompok pelaku ) ekonomi tunggal untuk mempengaruhi harga- harga yang berlaku di pasar.


BAGAIMANA SUATU PEREKONOMIAN SECARA KESELURUHAN BEKERJA

• Prinsip 8: Standar hidup di suatu Negara tergantung pada kemampuannya memproduksi barang dan jasa.
Yang dapat menjelaskan perbedaan standar hidup antar Negara dan antarwaktu adalah produktifitas.
Produktifitas: Kuantitas barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu jam kerja dari seorang pekerja.

• Prinsip 9: Harga-harga meningkat jika pemerintah mencetak uang terlalu banyak.
Inflasi: Kenaikan tingkat harga secara keseluruhan dalam sebuah perekonomian.
Penyebab inflasi adalah pertumbuhan kuantitas uang yang beredar di masyarakat. Jika pemerintah mencetak uang atau mengedarkan uang terlalu banyak, maka nilai uang tersebut akan merosot.


• Prinsip 10: Masyarakat menhadapi trade-off jangka pendek antara inflasi dan pengangguran.
Upaya meredam lonjakan inflasi seringkali mengakibatkan kenaikan sementara tingkat pengangguran. Inflasi biasanya ditekan melalui pengurangan kuantitas uang. Jika uang berkurang maka dana untuk investasi dan produksi pun menyusut, dan itu berarti lapangan kerja baru akan berkurang sehingga pengangguran pun bertambah.

Referensi : herry.staff.gunadarma.ac.id/

1 komentar:

UII Official mengatakan...

Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)